Polda Bengkulu mengirimkan sampel DNA jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano ke Pusdokkes Mabes Polri untuk pencocokan identitas. Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Imam Wijayanto, menyatakan bahwa tujuan pengiriman ini adalah untuk mengetahui apakah jenazah tersebut terkait dengan hilangnya lima jurnalis dan tiga awak kapal yang meliput aktivitas Anak Gunung Krakatau. Autopsi terhadap jenazah dilakukan pada 14 September, dan hasilnya belum dapat dipastikan kapan akan diumumkan.
Jenazah tersebut dipastikan bukan warga asli Pulau Enggano.
Komentar 0