Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung korporatisasi petani sawit berkelanjutan untuk memperkuat sektor perkebunan rakyat di Indonesia. Dalam diskusi di Medan, BPDP menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan asosiasi untuk meningkatkan daya saing petani sawit yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk rendahnya produktivitas dan kampanye negatif terhadap industri sawit. Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Sejak 2016, PSR telah menjangkau 428.745 hektare lahan dan melibatkan 187.782 pekebun dengan total penyaluran dana sebesar Rp12,86 triliun. BPDP menegaskan perlunya integrasi dari hulu hingga hilir untuk menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Komentar 0