Prof. Miyuki Tsuyuki dari Teikyo University, Jepang, membahas status hukum karya kecerdasan buatan generatif dalam konferensi internasional di Purwokerto, Jawa Tengah. Ia menyoroti pentingnya keterlibatan manusia dalam perlindungan hak cipta seiring dengan perkembangan pesat teknologi ini.
Tsuyuki menjelaskan tantangan hukum yang muncul terkait dengan Undang-Undang Hak Cipta Jepang dan bagaimana hal ini berpengaruh terhadap karya yang dihasilkan oleh AI generatif.
Komentar 0