Fenomena waktu yang terasa lebih cepat saat dewasa menjadi perhatian psikolog. Meskipun durasi waktu tetap sama, cara otak mengalami dan mengingat waktu berubah seiring bertambahnya usia. Rutinitas yang monoton dan kurangnya pengalaman baru dapat membuat periode waktu terasa lebih singkat.
Ketika dewasa, banyak aktivitas yang bersifat berulang, sehingga pengalaman yang berbeda menjadi lebih sedikit. Selain itu, perhatian yang terfokus pada aktivitas juga mempengaruhi persepsi waktu. Penelitian menunjukkan bahwa tekanan waktu dan tanggung jawab yang lebih banyak juga berkontribusi pada perasaan ini.
Oleh karena itu, pengalaman baru dan cara kita memperhatikan waktu dapat memengaruhi bagaimana kita merasakan perjalanan waktu.
Komentar 0