Mobil listrik semakin populer di Indonesia dengan klaim biaya perawatan yang lebih murah dibandingkan mobil konvensional. Menurut Departemen Energi AS, mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak dan tidak memerlukan oli mesin, sehingga biaya servis rutin dapat lebih rendah. Namun, beberapa komponen seperti baterai traksi bisa mahal jika perlu diganti.
Pemilik mobil listrik tetap harus melakukan pemeriksaan berkala pada sistem suspensi, rem, dan komponen lainnya. Biaya perawatan juga dipengaruhi oleh ketersediaan bengkel dan teknisi yang terlatih. Secara umum, perawatan rutin mobil listrik lebih murah, tetapi total biaya kepemilikan tidak selalu lebih rendah.
Komentar 0