Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa aplikasi digital telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, berperan dalam berbagai aspek seperti bekerja, belajar, dan bertransaksi. Dalam sambutannya di Indonesia Application Summit 2026, ia menyatakan bahwa industri aplikasi tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga merupakan kunci masa depan ekonomi digital Indonesia. Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026-2045 bertujuan untuk memperkuat pengembangan sektor ini dengan melibatkan 24 kementerian dan lembaga, serta mengidentifikasi 21 subsektor ekonomi kreatif, termasuk aplikasi sebagai prioritas.
Teuku Riefky juga mencatat bahwa investasi di sektor ekonomi kreatif diperkirakan mencapai Rp180 triliun pada 2025, dengan subsektor aplikasi menyumbang Rp54,23 triliun. Ia optimis bahwa kolaborasi antara talenta digital, pelaku usaha, dan pemerintah dapat menghasilkan inovasi yang bersaing di pasar global.
Komentar 0