Mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) mengembangkan bedak dingin dari arang aktif kayu tumih dan ekstrak daun putat sebagai inovasi kosmetik alami. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan produk kosmetik fungsional dengan dasar pengujian ilmiah, dilakukan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) yang didanai oleh Kemendikbudristek. Tim riset memadukan kedua bahan tersebut untuk mengoptimalkan fungsi penyerapan minyak dan aktivitas bioaktif.
Arang aktif kayu tumih, yang khas dari lahan gambut Kalimantan Tengah, memiliki kemampuan menyerap minyak dan kotoran, sementara ekstrak daun putat menyediakan senyawa bioaktif. Penelitian ini juga dipresentasikan dalam beberapa forum ilmiah untuk diseminasi hasil dan pengembangan jejaring akademik.
Komentar 0