Masuk
Masuk

Polisi Sebut Eksploitasi Anak untuk Rusuh Terjadi Berulang, Ini Motifnya

✨ Ringkasan oleh senci AI

Polda Metro Jaya mengungkap bahwa eksploitasi anak untuk aksi ricuh, seperti yang terjadi pada 27 Agustus 2026, bukanlah hal baru. Dirres PPA & PPO Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari Wibowo, menyatakan bahwa rekrutmen anak-anak ini berulang kali terjadi, dengan tiga tersangka yang telah ditangkap. Mereka mengiming-imingi anak-anak dengan bayaran sekitar Rp 55 ribu untuk ikut dalam aksi. Alasan pelaku menyasar anak-anak adalah karena mereka mudah terprovokasi dan iming-iming uang. Dari hasil penelusuran, ketiga pelaku telah mendapatkan keuntungan total Rp 3.452.500. Saat ini, mereka telah ditahan dan dijerat dengan UU Perlindungan Anak.

Baca artikel lengkap di sumber ↗
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar