Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas lulusan agar tidak menganggur atau bekerja di bawah potensi mereka. Ia menyatakan bahwa tingginya angka pengangguran sarjana disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah lulusan dan lapangan kerja yang tersedia. Kalla menekankan pentingnya perguruan tinggi untuk tidak hanya fokus pada jumlah lulusan, tetapi juga pada peningkatan kualitas pendidikan agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Ia mencatat bahwa banyak sarjana saat ini bekerja di posisi yang tidak sesuai dengan kualifikasi mereka, seperti satpam atau tenaga kebersihan, sementara setiap tahun sekitar satu juta sarjana baru memasuki pasar kerja.
Komentar 0