Kopi dari kaki Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat, kini berusaha ditingkatkan nilai jualnya melalui penguatan kualitas dari hulu hingga hilir. Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Bank Indonesia Cirebon berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas kopi, yang dulunya dipropagandakan pada tahun 1938 agar masyarakat mengenal dan mengonsumsinya. Sejarah mencatat bahwa kopi varietas liberika mulai ditanam di Kuningan sejak 1893, dan kini petani berupaya merawat dan memasarkan kopi dengan identitas yang jelas. Melalui inisiatif Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Buana Ciremai, petani diajak untuk mengenali potensi kopi mereka dan memperbaiki cara budidaya serta pengolahan. Dengan pendekatan yang lebih modern, diharapkan kualitas dan harga kopi dapat meningkat, memberikan manfaat lebih bagi petani.
Kopi dari Gunung Ciremai, dulu dipropagandakan sekarang bernilai tinggi
Komentar 0