Pemerintah Kabupaten Solok memperkuat komitmen dalam penanganan anak tidak sekolah dan menekan angka putus sekolah melalui sosialisasi Gerakan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Penekanan Angka Anak Berisiko Putus Sekolah (ABPS). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bunda Guru PGRI dan narasumber dari BBPMP Provinsi Sumatera Barat, yang membahas strategi penanganan anak tidak sekolah. Ditekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk mengidentifikasi serta menangani masalah pendidikan. Pemerintah Kabupaten Solok bertekad menciptakan layanan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Pemkab Solok Perkuat Komitmen Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Tekan Angka Anak Berisiko Putus Sekolah
Komentar 0