Pada Minggu (13/9), titik panas api di Kalimantan dan Sumatera berkurang menjadi 567 titik, menurun 121 titik. Penurunan terbesar terjadi di Kalimantan Tengah dan Selatan, sementara Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan mengalami peningkatan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemenhut) memperkuat pengendalian kebakaran hutan melalui operasi darat, water bombing, dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). OMC di Kalimantan Barat dan Tengah telah menghasilkan hujan yang membantu pembasahan lahan. Kemenhut juga menyiagakan 53 unit armada udara untuk mendukung pengendalian karhutla, termasuk helikopter dari Jepang. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar lahan dan segera melapor jika melihat titik api.
Titip Api Karhutla di Kalimantan dan Sumatera Disebut Turun Jadi 121
Komentar 0