Hajar Aswad, batu hitam di Kakbah, diyakini berasal dari surga dan telah ada sejak zaman Nabi Ibrahim. Dalam tradisi Islam, batu ini awalnya berwarna putih dan memancarkan cahaya, namun berubah menjadi hitam karena menyerap dosa manusia. Penelitian ilmiah berusaha menjelaskan fenomena ini, dengan beberapa teori mengkategorikan Hajar Aswad sebagai batu meteor. E. Thomsen dalam studi tahun 1980 mengungkapkan bahwa pecahan meteor ditemukan di dekat Kakbah, dan ciri-ciri batu tersebut mirip dengan Hajar Aswad. Meskipun ada kelemahan dalam teori ini, pengkategorian sebagai batu meteor dianggap paling mendekati kebenaran, mengingat adanya jejak meteorit di wilayah tersebut.
Hajar Aswad Disebut Jatuh dari Surga, Peneliti Singkap Asal Usulnya
Komentar 0