Keluarga di Iran menghadapi kesulitan ekonomi yang semakin parah akibat sanksi dan perang yang berkepanjangan. Generasi muda, seperti Bardia yang berusia 23 tahun, merasa masa depan semakin suram dengan tingginya inflasi dan biaya hidup. Keluarga Bardia hanya memiliki sekitar 800 juta rials per bulan, sementara harga barang kebutuhan pokok terus meroket. Inflasi tahunan mencapai 89 persen, dengan inflasi makanan lebih dari 127 persen. Meskipun ada harapan untuk negosiasi dengan AS, situasi tetap sulit dengan blokade yang menghambat ekspor minyak dan akses ke kebutuhan dasar. Banyak orang Iran kini mengubah pola konsumsi mereka, mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan non-primer, dan berusaha bertahan di tengah ketidakpastian yang terus menerus.
Kehidupan Layak Menjadi Mimpi Jauh bagi Keluarga Iran di Tengah Perang AS
β¨ Ringkasan oleh senci AI Β· diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0