Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengalokasikan anggaran Rp21,56 miliar pada 2026 untuk mendukung Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dan Praktik Kerja Industri (Prakerin) bagi siswa SMK. Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanzah, menyatakan bahwa anggaran untuk UKK dan Prakerin pada 2025 mencapai Rp39,95 miliar. Dukungan ini bertujuan memperkuat pendidikan vokasi dan membantu siswa memperoleh kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja, terutama bagi siswa dari keluarga ekonomi lemah. Selain itu, Pemprov Sulteng juga menyediakan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan lainnya, dengan total anggaran pendidikan meningkat dari Rp178,837 miliar pada 2025 menjadi Rp355,261 miliar pada 2026, setara 7,28 persen dari total APBD Sulteng sebesar Rp4,7 triliun.
Komentar 0