Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meningkatkan pemantauan kualitas udara untuk mitigasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Kepala DLH, Fahrizal, menyatakan bahwa kualitas udara saat ini masih dalam kategori baik dengan indeks pencemaran udara di tingkat 39. Meskipun ada pencemaran asap terlihat, kondisi udara di Pangkalpinang tetap dalam zona hijau. DLH menggunakan Stasiun Pemantau Kualitas Udara Ambien (SPKUA) untuk mendapatkan data real-time dan mengimbau masyarakat, terutama yang memiliki penyakit pernapasan, untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
DLH Pangkalpinang intensifkan pemantauan kualitas udara
Komentar 0