Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan bahwa ketersediaan darah dalam kepalangmerahan tidak dapat digantikan oleh teknologi dan sangat bergantung pada kepedulian manusia. Dalam sambutannya pada pelantikan kepengurusan PMI DIY 2026-2031, ia menyatakan bahwa donor darah merupakan bentuk solidaritas sosial yang penting. Tantangan PMI ke depan adalah memastikan ketersediaan darah yang aman dan berkualitas, serta dapat diakses secara adil oleh masyarakat. Sultan juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan PMI dalam menghadapi berbagai risiko bencana di DIY, serta perlunya kolaborasi dan inovasi dalam program-program kemanusiaan. Ketua Terpilih PMI DIY, GBPH Prabukusumo, menambahkan bahwa kepemimpinan adalah tanggung jawab besar yang memerlukan kolaborasi dari semua pihak untuk meningkatkan manfaat PMI bagi masyarakat.
Komentar 0