Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk memperluas akses pasar dan promosi produk kerajinan lokal guna meningkatkan kesejahteraan perajin. Ketua Dekranasda Kaltim, Sarifah Suraidah Harum, menegaskan pentingnya mendampingi dan membantu perajin dalam mengenalkan produk mereka, seperti batik khas Bontang. Batik Kuntul Perak dan Batik Wanyi Guntung menjadi dua contoh produk unggulan yang menggunakan motif lokal dan ramah lingkungan. Saat ini, terdapat 16 perajin batik aktif di Bontang, dengan kapasitas produksi mencapai 70 lembar kain per minggu. Produk batik ini dipasarkan ke ASN, perusahaan swasta, dan wisatawan, serta mendapatkan pesanan dari luar provinsi melalui platform digital.
Dekranasda Kaltim berkomitmen perluas pasar kerajinan lokal
Komentar 0