Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kementerian Pertanian (Kementan) akan memfasilitasi distribusi cabai rawit dari daerah surplus ke wilayah defisit untuk menstabilkan harga. Program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) diharapkan dapat menekan fluktuasi harga cabai yang terjadi saat ini. Bapanas mencatat bahwa pada triwulan pertama tahun 2026, total distribusi cabai rawit mencapai 5.590 kilogram, dengan mobilisasi dari Enrekang, Sulawesi Selatan, ke Jakarta dan daerah lainnya. Produksi cabai rawit nasional diperkirakan mencapai 119 ribu ton pada September, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Petani binaan Kementan juga siap mendukung program ini, sehingga pasokan cabai dapat terjaga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Komentar 0