Desa Sebubus di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, diproyeksikan menjadi sentra produksi garam rakyat untuk mendukung swasembada garam nasional pada 2027. Dengan kemampuan produksi saat ini mencapai 600 ton per bulan, pengembangan di Sebubus diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap garam impor. Kepala Desa Irfan Riyadi menyatakan bahwa usaha garam menjadi alternatif mata pencaharian utama bagi masyarakat pesisir, yang sebelumnya bergantung pada sektor perkebunan dan perikanan. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran garam, termasuk pengembangan garam konsumsi yang memenuhi standar kesehatan. Pemprov Kalbar berkomitmen mendukung pengembangan ini untuk menjadikan Sebubus sebagai sentra garam terbesar di Kalimantan Barat.
Garam Desa Sebubus jadi andalan swasembada garam Nasional
Komentar 0