Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mengganggu pelayaran dengan jarak pandang hanya 1-2 mil laut. Staf Keselamatan Pelayaran KSOP Kelas IV Sintete, Faisal, mengingatkan nakhoda untuk meningkatkan pengamatan dan menggunakan perangkat navigasi. Selain itu, kabut asap juga berdampak pada sektor pariwisata, mengurangi daya tarik pemandangan di lokasi wisata Teluk Atong Bahari. Wisatawan mengungkapkan kekecewaan karena tidak bisa menikmati keindahan sunset akibat asap. Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, mengimbau nelayan untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memastikan keselamatan saat melaut.
Kabut asap ganggu pelayaran dan pariwisata di Sambas
Komentar 0