Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jabar mendorong tenaga pendidikan dan siswa SMA/SMK di Cianjur untuk rutin melakukan donor darah. Hal ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, terutama bagi penderita thalasemia yang memerlukan transfusi secara berkala. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, Nonong Winarni, menyatakan bahwa kegiatan donor darah di sekolah bukanlah hal baru, namun diharapkan dapat dilakukan secara teratur setiap dua bulan. Sementara itu, Kepala UTD PMI Cianjur, Susilawati, mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di Cianjur mencapai 2.000 labu per bulan, dengan 600 labu di antaranya untuk pasien thalasemia. Pihak PMI juga berupaya meningkatkan stok darah melalui kerja sama dengan berbagai instansi dan kelompok pendonor.
Cabang Disdik Jabar dorong tenaga pendidikan dan siswa SMA/SMK Cianjur rutin donor darah
Komentar 0