Pemkot Bukittinggi melalui Taman Marga Satwa Kinantan (TMSBK) menegaskan telah memberikan perawatan optimal bagi gajah jantan Sumatera, Zidan, yang telah berada di lembaga konservasi tersebut selama 25 tahun. Namun, perilaku Zidan mulai berubah menjadi agresif sejak tahun 2022, yang diduga akibat periode musth yang tidak teratur. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan Zidan dan pengunjung. TMSBK telah melakukan penanganan medis intensif, termasuk pembiusan untuk pengobatan luka, dan berkoordinasi dengan BKSDA untuk langkah pengamanan darurat. Mengingat keterbatasan fasilitas, Pemkot Bukittinggi telah meminta Kementerian Kehutanan untuk segera mengevakuasi Zidan ke lembaga konservasi yang lebih lengkap. TMSBK menegaskan bahwa semua langkah yang diambil demi keselamatan dan kesejahteraan Zidan.
TMSBK Bukittinggi tegaskan Gajah Zidan dirawat optimal, segera diarahkan dievakuasi
Komentar 0