Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, berhasil memperkuat interaksi antara masyarakat lokal dan peserta dari berbagai daerah. Kafilah dari Maluku Utara, Umar Mukhtar, mengungkapkan pengalaman positif dengan keramahan masyarakat serta suasana keagamaan yang kental. Pimpinan Kafilah Lampung, Makmur, menekankan pentingnya nilai persaudaraan dalam MTQ, sedangkan kafilah dari Blitar, Muhlasin, mengapresiasi peningkatan fasilitas yang disediakan.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, menyoroti potensi ekonomi dan kearifan lokal yang diperkenalkan melalui pameran UMKM. Menteri Koordinator PMK, Pratikno, menilai MTQ sebagai ajang silaturahmi antardaerah, menekankan pentingnya akhlak mulia dalam pembangunan sumber daya manusia. Pembukaan MTQ diwarnai defile kafilah dari 37 provinsi dan berbagai pertunjukan seni.





Komentar 0