Pembangunan infrastruktur mitigasi konflik antara manusia dan gajah di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) mencapai 82 persen dengan anggaran sekitar Rp850 miliar. Meskipun terdapat kendala dalam pasokan material, proyek ini diharapkan dapat mengurangi interaksi negatif antara manusia dan gajah serta mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Kepala Desa Sukorahayu, Apria Sahdi, menyatakan bahwa warga berharap akses ke lahan pertanian tetap terbuka dan mengusulkan pembuatan pintu akses pada tanggul. Pembangunan ini juga berdampak positif pada ekonomi lokal, dengan munculnya warung dan tempat penginapan baru.
Komentar 0