Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang, mengumumkan rencana pembangunan penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada tahun depan. Langkah ini bertujuan untuk memperlancar distribusi dan menjaga stok BBM di provinsi tersebut, yang saat ini masih bergantung pada penyimpanan di Berau, Kalimantan Timur. Dalam beberapa minggu terakhir, antrean panjang di SPBU menjadi perhatian Pemprov Kaltara. Gubernur telah berkoordinasi dengan PT Pertamina dan pemerintah pusat untuk mencari solusi terkait distribusi BBM, dengan harapan Kaltara dapat memiliki storage BBM sendiri dan tidak lagi tergantung pada daerah lain.
Komentar 0